Depresi Memikirkan Karakter : Analisis Informasi Psikologi & Kesehatan di SehatQ. Jadikan Depresimu Seorang Karakter


www.WeWeDogom.com -- Menciptakan karakter fiksi yang realistis di novel memang menjadi tantangan bagi setiap penulis dalam genre apa pun. 

Tak jarang, beberapa penulis mengalami depresi hanya karena 'kurang berhasil' menciptakan karakter. Namun, ada juga yang berhasil melahirkan 'karakter' yang datang dari depresinya.

Dalam menyusun 'character building', mulailah mengurai ide; seperti meriset sesuatu yang dapat menjadi informasi dasar tentang psikologi dan analoginya. 

Menciptakan karakter yang realistis itu cukup mudah, mulakan dengan menentukan; 
  • Nama, 
  • Usia, 
  • Berat & Tinggi Badan, 
  • Jenis Kelamin
  • Warna Rambut, 
  • Bentuk Mata dan Ekspresi Wajah. 
  • Kamu bisa menambahkan style berpakaian, dan 
  • Akhiri dengan 'latar belakang'.
Dalam Artikel ini, akan membahas;
  • 〷 Pembuka 
  • 〷 Riset Dunia Tentang Depresi
  • 〷 Konsukuensi Depresi Adalah Bunuh Diri!
  • 〷 Mengatasi Depresi
Sebagai Penulis, Bagaimana Menanggapi-nya?
  • 〷 Rekomendasi Riset Psikologi, Biologi & Farmasi
  • 〷 Tingkatkan Nilai Intelektual, Memahami Ragam, Bidang & Rupa Riset.

Dalam menentukan latar belakang; penulis Ari 'Kinoysan' Wulandari mengurai banyak hal, salah satunya ialah kondisi kesehatan dan kepribadian. 

Beruntung, penyakit atau ke-terbelakangan-mental menjadi salah satu hal yang menarik dijadikan sebagai 'latar belakang'. 


Seperti sebuah karya anak bangsa yang menceritakan seorang pria bernama Leo Strada pengidap depresi traumatik bila hujan datang dalam setting negara Jepang.

Si penulis bernama Farida Susanty dengan karyanya bertajuk 'Dan Hujan Pun Berhenti' berhasil mendapatkan penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa untuk Penulis Muda Berbakat 2007



Logo KLA (KSK)

Farida Susanty
merupakan Lulusan Fakultas Psikologi di Universitas Padjajaran, yang membuatnya peduli tentang kesehatan mental di kalangan kawula muda. 


Pemilihan setting Jepang dalam novel 'Dan Hujan Pun Berhenti' memang tepat. Hal ini semakin menunjukkan nilai intelektual Farida Susanty yang menguasai hal tentang depresi, Jepang dan hujan.


Seperti diketahui, bahwa Jepang merupakan negara maju yang memiliki tingkat tinggi 'orang depresi' di dunia. 


(JP) 出る釘は打たれる
(EN) 'The nail that sticks out gets hammered down'

(ID) Paku yang menonjol akan dipalu

Kalimat dia atas memiliki makna; 'Tidak ada tempat untuk individu mengutarakan pendapat sendiri atau yang berbeda dari yang lain'. Bila hal itu terjadi, maka orang tersebut akan dikucilkan dan di-ruqyah


Hal itu telah menjadi budaya bagi warga Jepang sejak masa Samurai yang mana pada masa itu, banyak di antara mereka melakukan sappuku atau pun harakiri.

Hasil riset di dunia mengatakan bahwa 'depresi sering menghantui remaja' dan telah menjadi 'pembunuh' nomor 4 tertinggi di dunia menurut WHO - World Health Organization (organisasi kesehatan dunia).

Riset Dunia Tentang 'Depresi pada kalangan Remaja'.

Pada saat ini; depresi menjadi trend.B hal seperti lagu, film, influencer & publik figur yang terang-terangan menyatakan kedepresian. 

Banyak milenial yang terpapar depresi dengan dukungan lingkungan pertemanan dan gaya hidup di sosial media.

Situs The Telegraph menjelaskan bahwa remaja putri lebih sering terpapar depresi ketimbang remaja putra. Hal ini sering berkaitan dengan masalah-masalah yang kerap datang menemani remaja. 


Namun, hal itu bukan terkhusus hanya untuk remaja saja dan bukan tidak mungkin bahwa laki-laki berkesempatan kecil. Banyak orang yang 'sudah tidak remaja' lagi, namun pikirannya masih belum bisa beranjak dari kelamnya pikiran masa muda mereka.


Chester Bennington, vokalis band Linkin Park. Dalam album terakhirnya 'One More Light' (satu cahaya lagi) banyak menyadurkan kedepresiannya. 


Seperti kita tahu, pada akhirnya Chester Bennington mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. 


Depresi yang diidap Chester Bennington dikarenakan traumatik di masa kecil yang sulit dihilangkannya, juga kecanduan narkoba dan alkohol. Hal itu membuatnya tertekan.

Sebuah studi di Amerika Serikat yang dikutip dari The New York Times, memaparkan hasil penelitian dari tahun 2005 hingga 2014;

tingkat depresi remaja berusia 12 sampai 20 tahun di Amerika, melonjak naik dari tahun ke tahun dalam Survei Nasional Penggunaan Obat dan Kesehatan.
Selanjutnya, dalam hasil penelitian mereka; 
remaja berusia 18 hingga 20 tahun menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap depresi. Hal ini dikarenakan kecenderungan mengonsumsi obat-obatan dan alkohol.
Source : The New York Times

Di masa pembetukan karakter diri, menemukan cinta, menentukan penampilan diri & mencari kesempurnaan, seksulitas, dunia sosial media dan pikiran tentang masa depan; kerap menjadi alasan mengapa banyak remaja sering depresi.

Di usia dewasa; depresi kerap berbentuk tuntutan, tekanan, kegagalan dan juga asmara.


Menurut data dari Departemen Pendidikan di Inggris yang meneliti 30.000 remaja berusia antara 14-15 tahun.


Saat ini, satu dari tiga remaja putri lebih sering menderita depresi dan kekhawatiran pikiran dibandingkan dengan sepuluh tahun yang lalu, jumlah remaja dengan kecemasan dan depresi telah meningkat 10 persen sehingga peneliti menyebutnya 'tumbuh lambat epidemi'.


Selain itu, sebanyak 37%  remaja putri yang disurvei melaporkan bahwa mereka mengalami gejala tekanan psikologis seperti perasaan tidak berharga atau kesulitan berkonsentrasi, sedangkan remaja putra hanya 15% saja.





Konsekuensi Terburuk dari Depresi adalah Bunuh Diri.

Banyak studi telah meneliti kecenderungan remaja terdorong melakukan bunuh diri ketika dirinya tidak bisa memecahkan masalah. Bahkan negera Jepang memiliki hutan terkenal yang sering digunakan sebagai tempat mengakhiri hidup warganya, hutan itu yang disebut Aokigahara

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika, mengumumkan pada November 2016 lalu bahwa berdasarkan data dari tahun 2014, tingkat bunuh diri pada remaja berusia 10 hingga 14 tahun; meningkat ketimbang kematian remaja akibat kecelakaan lalu lintas.


Namun, tidak hanya remaja yang nekat memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. 


Sekelas artis papan atas Korea yang sudah memiliki pamor; justru tak luput dari depresi yang akhirnya mengarahkan mereka ke 'bunuh diri'

Seperti yang baru-baru ini terdengar dan tak luput terlupakan. Dua artis Korea; Kim Jong-Hyun (wafat : 18/12/17) dan Sulli (wafat : 14/10/19). 


Kim Jong-Hyun mengidap depresi atau Major Depresive Disorder (MDD) sedangkan Sulli depresi dikarenakan Sindrom Popularitas Ekstrem dan serangan panik. 



Source : K-Mania

Di Indonesia, 9 juta orang mengalami depresi. Sedangkan gangguan mental emosional dengan gejala depresi dan kecemasan, diidap sebanyak 14 juta orang di usia 15 tahun ke atas. 


Sementara itu, gangguan jiwa seperti skizofrenia diidap sebanyak 400 ribu orang di Indonesia. 

Mengatasi Depresi 

Diyakini bahwa membaca merupakan cara terbaik mengatasi depresi. Hal ini dikarenakan otak terfokus otomatis ke tulisan yang dibaca.

Namun, perhatikan juga untuk tidak mengonsumsi bacaan yang semakin memaparkan kedepresian, salah satu tulisan yang semakin membuat depresi adalah tulisan yang berada di situs Wattpad. 

Bagaimana bila tidak menyukai membaca? 

Kreativitas lain seperti menulis juga dapat membantu. Selain itu, hobi yang digemari seperti; 
  • Memotret, 
  • Memainkan alat musik, 
  • Menonton film atau 
  • Memainkan game. 

Perlu diingat bahwa memainkan game juga menjadi alasan seseorang mengidap depresi, jadi bijaklah dalam memainkan game. Serta memilih kegiatan mengasa kreativitas lainnya yang disebutkan di atas, agar tidak menambah kedepresian.

Bila kamu termasuk orang yang memiliki kerabat pengidap depresi; jangan biarkan dia sendirian namun tetap berikan dia ruang menyendiri. 

Dalam situs SehatQ.com; ada banyak artikel tentang tata cara mengatasi depresi, gejala dan jenis depresi, serta tulisan lain tentang penyakit psikologi lainnya. 


Sebagai Penulis, Apa yang Harus Kamu Lakukan?

Menela'ah lebih dalam dari yang telah dipaparkan di atas, menunjukan bahwa sebagai seorang penulis, setidaknya kamu harus ambil andil dalam mengatasi depresi di kalangan kawula muda. 

Berhenti melahirkan karya yang semakin menambah depresi atau menceritakan hal-hal yang dapat mengatasi depresi.

Seperti yang dijelaskan di awal, dalam  menyusun 'character building', mulailah mengurai ide dan meriset sesuatu. Salah satunya ialah riset seputar depresi.

Artikel di situs SehatQ.COM menjelaskan detail tentang depresi. Mulai dari;
  • Pengertian
  • Gejala
  • Penyebab
  • Diagnosis
  • Pengobatan
  • Pencegahan
  • Konsultasi
Klik di sini untuk tahu lebih dalam. SehatQ.COM || Depresi

Ketika meriset sesuatu, kamu harus bertanggung jawab atas apa yang telah kamu kumpulkan dan ingin kamu tuliskan di karya tulismu.

Oleh sebab itu, selalu perhatikan hasil riset yang kamu dapatkan. Biasanya, para ahli dalam bidangnya dan situs terpercaya dapat digunakan sebagai acuan riset.

SehatQ.COM Situs Rekomendasi Riset Psikologi, Biologi dan Hal Seputar Kesehatan.

Dalam Forum yang SehatQ.COM sediakan. Kamu memiliki kesempatan untuk menanyakan, mengutarakan pendapat ataupun menyampaikan sesuatu yang berkaitan dengan hal-hal terkait. 

Forum SehatQ.COM || Menampilkan beberapa pertanyaan sesuai kategori yang dijawab langsung oleh dokter terkait yang menguasai bidangnya. 

Tidak hanya itu. Di sini, kamu juga bisa mengakses artikel-artikel terkait seputar kesehatan, pencegahan, penanganan, jenis, sebab dan akibat, serta hal-hal lainnya. 

Kategori Artikel SehatQ.COM || Menyediakan jenis artikel sesuai kategori yang dapat memudahkan pencarian yang kamu inginkan.

Tingkatkan Nilai Intelektual-mu dari Meriset. Memahami Bidang, Ragam dan Rupa tentang 'Dunia' yang Kamu Riset.

Bentuk bertanggung jawab dari hasil riset merupakan hal yang dapat meningkatkan nilai intelektualmu.

Hal itu dikarenakan, dengan memaparkan hal-hal yang menambah ilmu pengetahuan atau fakta yang benar terjadi. Menandakan bahwa kamu memahami dan menguasi hal yang kamu tulis.

Dari hal ini, mengenal ragam, rupa dan nama obat-obatan merupakan hal yang rumit dilakukan apabila kamu bukanlah orang yang bergerak dalam bidang farmasi. Menariknya, SehatQ.COM memberikan semua informasi itu. 

Farmasi di SehatQ.COM || Mengenal ragam jenis obat-obatan.

Nah, bilamana kamu hendak mengetahui lebih lengkap tentang obat-obatan dengan jenis penyakit yang dapat diobati oleh obat-obatan itu, kamu bisa menanyakannya langsung ke dokter terkait. 

Di sini, daftar dokter digolongkan berdasarkan kategorinya. 

Direktori dokter di SehatQ.COM

Lebih lengkapnya, kamu bisa menghubungi langsung dokter-dokter itu menggunakan fitur 'chat dokter'. Mohon untuk menggunakan fitur ini dengan bijak. 

Bila memiliki kesempatan, kamu bisa mewawancarinya langsung dengan cara berkunjung ke rumah sakit tempat mereka bertugas.

Penutup 

Mengetahui bahwa depresi merupakan pembunuh paling berbahaya di dunia dan sering diidap oleh kebanyakan orang di dunia. Menjadikannya topik menarik yang dijadikan 'tema' dalam novel yang akan kamu tulis.

Tak luput dari itu, mengangkat depresi menjadi karakter di novelmu, bukan merupakan ide yang buruk.

Menguasainya lebih dalam, kamu diwajibkan untuk dapat mengumpulkan banyak informasi seputar depresi dan hal-hal lainnya. Oleh sebab itu, riset merupakan kunci jawaban yang tepat.

SehatQ.COM menjadi situs rekomendasi mengali informasi pengetahuan dan mengembangkan risetmu seputar dunia kesehatan, depresi dan rumah sajit serta obat-obatan. 

Bila kamu mendapatkan informasi tambahan atau referensi setelah membaca artikel ini, bagikan ke rekanmu yang lain.

Jadikan informasi yang kamu dapatkan di SehatQ.COM sebagai ilmu yang dapat kamu bagikan ke keluarga dan saudara serta rekanmu yang lain, ya.

Akhir kata kuucapkan terima kasih karena telah membaca artikel ini.

Semangat Menulis! Teruslah Menulis.

Written By : Derrey 
Ⓒ Evando TM 
Ⓡ WeWeDogom.com 
ઋ Hend Jobers
Tag on : SehatQ.COM

4 komentar

avatar
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.
avatar

SehatQ ternyata bisa dipakai untuk riset juga, lah kenapa enggak kepikiran dari awal ya? Terima kasih, Mimin Hendy.

avatar


Udah coba fitur chattingnya. Gampang banget dan dokternya langsung jawab. Udah gitu waktu chatnya juga lumayan lama, 30 menit. Dan yang tak kalah penting yaitu fitur booking dokternya. Kita bisa pilih dokter apapun sesuai keluhan yang kita alami, dan bisa di sortir dari jarak terdekat kita

avatar

kalo aku biasanya untuk mengatasi depresi adalah dengan cara tidur, atau nonton film kesukaan. dengan cara itu aku tidak terlalu memikirkan beban atau apapun itu yang membuat aku bisa depresi

Komentar, Kritik dan Saran dari kalian adalah semangat untuk kami.

Klik di sini