Tips Menulis : Cara Menulis Cerita yang Bagus ala Irene Faye.


www.WeWeDogom.Com -- Hai Wattpader, apakah kamu kenal dengan Irine Faye, sebelumnya?

Dalam karya tulisnya, bertajuk Tips-Tips Kepenulisan yang 'saat ini bertengger' di ranking #1 menulis, kak Irine banyak memaparkan pengetahuan tentang tata cara menulis yang baik di Wattpad.

Di bagian pertama, Irine Faye menceritakan alasan dan pengalamannya dalam industri dunia Wattpad.

Saat itu, pada tanggal 31 Oktober 2010. Ketika usia Wattpad masih sangat muda, kak Irine Faye, membeberkan rahasia menulis ke para fans-nya--yang kini disebut sebagai 'follower'.

Untuk informasi lebih mendetail tentang ilmu kepenulisan dari kak Irine Faye. Kamu bisa langsung meluncur ke profil-nya di Wattpad.

Sumber : Wattpad.com/irinefaye

Karya Wattpad yang sudah dibaca lebih dari 153 ribu kali itu, telah di-vote sebanyak 5 ribu bintang.

Nah berikut ini, tips menulis cerita yang ditulis Irine Faye;

Tulislah Cerita yang Kamu Alami Sendiri, Sebagai Penulisnya.

Jika seorang penulis tak menyukai karyanya sendiri--terlebih dahulu--bagaimana dirinya dapat meyakinkan orang lain kalau cerita yang dibuatnya merupakan cerita yang bagus?

Jadi, dari alasan di atas; langkah pertama menjadi seorang penulis adalah mencintai karyanya terlebih dahulu! Tulislah hal yang mudah, salah satunya bisa jadi cerita yang telah kamu alami sendiri sebagai penulisnya.

Setidaknya, menuliskan kembali cerita yang pernah dialami, lebih mudah diselesaikan daripada cerita-cerita imajinasimu yang rumit.

Jadilah Pembaca yang Baik.

Agar dapat membuat tulisan yang bagus, kamu harus menjadi pembaca yang baik, terlebih dahulu.

Belajarlah sebanyak mungkin dari karya penulis-penulis atau pengarang-pengarang yang sudah lebih dulu menelurkan karyanya.

Serap sebanyak mungkin ilmu yang kamu temukan dari membaca, dan gunakan ilmu itu untuk menciptakan karya yang baru.


Pelajari gaya kepenulisan setiap penulis yang kamu baca, itu dapat membantumu menentukan diksi yang akan kamu gunakan di karyamu.

Perkaya kosakata-mu melalui karya-karya tersebut. Percayalah, suatu saat, apa yang kamu baca pasti akan membantumu menyampaikan cerita yang baru.

Rajin-Rajinlah Mendengar.

Ide ada di mana saja, bahkan dalam percakapan orang asing di sampingmu, atau bahkan lagu dan puisi yang akhir-akhir ini kamu dengarkan. Bisa jadi dari drama hangat yang baru saja terjadi di sekitarmu.

Ide bahkan bisa muncul saat kamu mendengarkan guru atau dosen yang berbicara di depan kelas.

Kumpulkan dan simpan semua ide yang telah kamu dapatkan itu! Catat di buku catatan, karena membiarkannya bertengger di dalam ingatan, hanya akan bertahan 3 menit saja.

Yakinlah, suatu saat--ketika kamu mungkin tak menduganya--ide-ide tadi yang sudah kamu catat mungkin akan menjadi awal atau bahkan; dasar dari ceritamu.


Berkhayal Sebebas Mungkin!

Batasan imajinasimu hanyalah ketakutanmu sendiri. Berkhayalah kapan pun, di mana pun. Sadurkan pula imajinasimu ke dalam tulisan, lukisan (gambar) atau bahkan lagu.

Jadikanlah imajinasimu itu menjadi cerita yang dapat kamu bagikan ke orang banyak.

Jangan Takut Dikritik.

Kritik bukanlah suatu penghalang. Kritik adalah batu lompatan. Sejatinya, kritik tidak pernah menjatuhkanmu, kecuali kamu meresponya secara berlebihan.

Belajar lah sebanyak mungkin dari kritik pembacamu sendiri, tentukan apa yang perlu kamu ubah dan apa yang harus kamu pertahankan. Kritik dari pembaca merupakan aset yang berharga.

Kritik belum tentu benar, tapi kritik merupakan pandangan pembaca terhadap karyamu, jadi belajarlah dari mereka dan lihat, apakah yang mereka sampaikan sesuai dengan keinginanmu?

Mungkin, bisa saja mereka hanya sekedar salah memahami karya yang kamu tulis. Jika memang mereka salah memahami karyamu, pelajarilah alasan yang menyebabkan kesalahpahaman itu, lekas perbaiki.

Jangan Pernah Takut Gagal.

Akan selalu tiba saatnya di mana karyamu dihina orang, saat di mana karyamu ditolak, dan bahkan saat di mana kamu benar-benar tidak tahu bagaimana cara melanjutkan ceritamu, lagi.

Bahkan! Saat kamu menyadari bahwa--bagi dirimu sendiri--ceritamu tak lebih dari seonggok sampah.


Ingatlah selalu, kamu bukanlah orang pertama yang menghadapi kegagalan, dan bukan juga orang terakhir.

Kegagalan akan selalu ada, tapi yang harus kamu ketahui adalah ... bagaimana cara menanggulangi kegagalan yang telah terjadi?

Selalu percaya bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya, dan selalu bersedia lahir batin untuk mulai dari awal, lagi.

Selalu Perhatikan Bahasa yang Digunakan.

Bukan hanya pada tulisanmu, tapi pada setiap hal yang kamu baca. Selalu baca ulang karyamu dan lihat, apakah kamu sendiri dapat memahami gaya bahasamu sendiri?

Perhatikan juga gaya bahasa orang lain, selain untuk belajar, tapi juga untuk mencatat kesalahan apa yang kamu sadari telah dilakukan orang tersebut.

Belajar untuk tidak melakukan kesalahan tersebut.

Bahasa adalah senjata kamu! Konsistensi pada penggunaan gaya bahasa akan sangat membantu dalam menarik perhatian pembaca.

Baca Juga : Tips Mempertahankan Gaya Menulis.


Klarifikasi Istilah yang Kamu Gunakan di dalam Cerita.

Pengklarifikasian istilah, tidak hanya berfungsi untuk mencegah kamu terlihat bodoh di hadapan pembaca.

Tapi, juga membantumu dalam menghadapi pertanyaan yang mungkin muncul dari pembaca yang tidak memahami kata yang kamu gunakan. Hal ini lah yang memunculkan kritik.

Pengklarifikasian istilah tidak lah terbatas sekedar pada mengetahui arti dari kata itu. Tapi, juga memahami fungsi dan peran kata itu dalam suatu kalimat.

Sumber : Pixabay.

Penulis mungkin akan tergoda menggunakan kata asing yang terdengar keren dalam cerita.

Ingatlah! Jika kamu tidak memahami fungsi dan peran kata tersebut dalam suatu kalimat, kamu tetap akan terlihat bodoh di hadapan pembaca yang lebih memahami kata yang kamu gunakan--walau pun terlihat keren.

Jangan Pernah Mencontek atau Bahkan Menyalin Karya Orang Lain.

Tak ada yang baru di bawah matahari.Semua karya yang ada di dunia sebagian besar adalah daur ulang karya lain yang mendahuluinya.

Tapi, ini sama sekali bukan berarti seseorang diperbolehkan menyalin atau mencontek karya orang lain.

Temukanlah ceritamu sendiri! 

Cerita yang diciptakan berdasarkan jiplakan karya orang lain, lama kelamaan akan terasa hambar dan kehilangan kehidupannya.

Terutama karena cerita tersebut bukanlah cerita yang datang dari dirimu, sehingga kamu kehilangan arah dalam mengembangkannya.

Temukan sendiri idemu dan kembangkanlah menjadi cerita baru yang jelas lebih menarik.

Jangan Pernah Berhenti Belajar.

Belajarlah dari segala sesuatu dan belajarlah tentang segala sesuatu.
Perdalam ilmumu, lakukan penelitian terhadap ide yang ingin kamu kembangkan.

Buatlah seolah-olah kamu adalah orang ter-ahli dalam bidang yang ingin kamu tulis.
Kutipan yang sampai sekarang kak Irine Faye sukai dan tak pernah akan terlupakan adalah;

"Life is a book. Everyday has a new page. With adventures to tell, things to learn and tales to remember," 
"Kehidupan adalah sebuah buku. Setiap harinya memiliki halaman yang baru, dengan petualangan untuk disampaikan, sesuatu untuk dipelajari dan cerita untuk diingat,"

Cerita yang bagus lahir dari pengalaman pribadi.

Baik dari pengalaman yang secara pribadi kamu alami, dalam kehidupanmu sehari-hari atau bahkan pengalaman yang kamu dapatkan dari segala sesuatu yang kamu baca, lihat atau dengar.

Renungkan semua pengalaman itu, belajar dari pengalaman tersebut, dan kenang mereka. Pengalaman inilah yang nantinya akan memberi nyawa pada tulisan kamu.


Bagian Akhir;

Sebagai penyusun, aku berterimakasih kepada kamu dan kak Irine Faye, semoga tips dari kak Irine Faye yang informatif, dapat membantumu menyelesaikan karya tulis.

Intinya;  

- Tulislah hal-hal yang membuatmu mencintainya, yang membuatmu bangga dan tetangga nenekmu bangga.
- Jangan batasi dirimu, teruslah membaca dan mendengar. Jangan pula takut dengan kritik, namun tetap saring kritik itu.
- Hargai karyamu terlebih dahulu, kemudian hargai orang lain.


Baiklah, cukup sampai di sini. Semangat menulis! Tetaplah menulis.

Ⓒ Evando TM 
Ⓡ WeWeDogom.com 
ઋ Hend Jobers
Hak Cipta; IrineFaye